Jangan Remehkan, Ini 7 Penyebab Bayi Lahir Sumbing!!

penyebab bibir sumbing pada bayi baru lahir
penyebab bibir sumbing pada bayi baru lahir

Setiap ibu yang sedang mengandung pastinya tidak ingin jika bayi yang dilahirkan akan terlahir cacat atau tidak normal, seperti halnya terlahir dengan bibir sumbing.

Namun, sebenarnya dibalik bayi yang terlahir dengan ketidaksempurnaan seperti bibir sumbing ini, memiliki penyebabnya tersendiri.

Bibir sumbing sendiri adalah sebuah kelainan yang terjadi pada masa kehamilan.

Untuk mencegah terjadinya bayi terlahir dengan bibir sumbing, para ibu perlu untuk mengetahui dan tidak menggampangkan penyebab bayi lahir sumbing. Saat usia kehamilan mencapai usia 6-10 minggu, terjadi pembentukan wajah pada bayi.

Pada masa itu, jika jaringan pembentuk wajah tidak berkembang sebagaimana mestinya, maka akan menyebabkan kelainan bibir sumbing tersebut.

Maka dari itu, penting bagi para ibu atau calon ibu untuk tidak meremehkan penyebab bayi lahir sumbing berikut ini:

  1. Faktor Genetik

Jika keluarga ataupun sanak saudara ada yang memiliki riwayat lahir dengan bibir sumbing, maka Anda perlu mewaspadai ini.

Kebanyakan penyebab bayi lahir sumbing dikarenakan oleh faktor gen dari keluarganya, entah itu ayah, ibu, maupun sanak saudara.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika ada keluarga yang punya riwayat bibir sumbing, tapi anaknya tetap lahir dengan normal. Ini dikarenakan faktor gen bukanlah satu-satunya penyebab bayi lahir sumbing.

  1. Konsumsi Obat-Obatan

Bagi ibu yang sedang hamil, perlu diketahui bahwa konsumsi obat-obatan tertentu selama masa kehamilan bisa menyebabkan faktor kelainan pada bayi. Termasuk kelainan terlahir sumbing.

Beberapa obat berikut ini dipercaya sering menjadi penyebab bayi lahir sumbing yaitu, obat jerawat, obat anti kejang dan epilepsi. Oleh karenanya, hindari penggunaan obat-obatan tersebut selama masa kehamilan Anda.

Baca Juga: Alasan Bayi Baru Lahir Tidak Boleh Pakai Bantal Saat Tidur

  1. Kebiasaan Merokok

Merokok juga dipercaya sebagai salah satu kebiasaan yang harus dihindari bahkan tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan.

Hal ini dikarenakan ibu hamil yang merokok dibandingkan dengan yang tidak merokok, memiliki resiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi sumbing.

  1. Konsumsi Alkohol

Selain merokok, minum alkohol pada saat hamil juga bisa menjadi penyebab bayi lahir sumbing. Kandungan yang ada pada alcohol bisa berpengaruh pada kesehatan janin. Sehingga, lebih baik untuk tidak mengkonsumsi alkohol untuk melahirkan bayi yang sehat.

  1. Memiliki Penyakit Diabetes

Seorang ibu dengan penyakit diabetes pada masa kehamilannya, memiliki resiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi sumbing. Untuk itu, Anda perlu waspada jika sedang mengalami diabetes pada masa kehamilan Anda, kontrol makanan yang anda makan dan konsultasikan pada dokter.

  1. Terjadi Obesitas

Di samping diabetes, ibu yang memiliki jumlah berat badan di atas normal atau obesitas saat hamil, juga bisa memicu sebagai penyebab bayi lahir sumbing.

Penting sekali untuk mengontrol asupan makanan dan nutrisi Anda selama dalam masa kehamilan.

  1. Kurangnya Asupan Nutrisi Terutama ASAM FOLAT

Penyebab bayi lahir sumbing selanjutnya adalah kurangnya asupan nutrisi oleh ibu hamil Ini juga adalah salah satu hal yang penting untuk diketahui.

Kekurangan B9 atau asam folat saat mengandung juga akan berdampak buruk bagi perkembangan fisik janin, sehingga terjadilah lahir dalam kondisi cacat fisik seperti bibir sumbing.

Beberapa dari ibu hamil tidak mengecek apakah makanan yang mereka konsumsi mengandung nutrisi yang tepat dan lengkap untuk kehamilan mereka.

Selain itu, kurangnya asupan nutrisi juga bisa terjadi pada ibu hamil yang terlalu sibuk bekerja hingga tidak begitu memerhatikan kesehatan maupun asupan makanannya.

Baca Juga: Tips Mengatasi Bayi Umur 7 Bulan Susah Makan

Setelah mengetahui ketujuh penyebab bayi lahir sumbing di atas, para ibu yang sedang hamil seharusnya menghindari hal-hal di atas selama masa kehamilan.

Jangan lupa untuk tetap konsultasikan kehamilan Anda pada dokter, sehingga, Anda juga dapat memantau bagaimana perkembangan bayi Anda.

Perhatikan juga konsumsi makanan Anda dan sebisa mungkin jauhi konsumsi alkohol maupun rokok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here