5 Penyebab Bayi Baru Lahir Muntah yang Abnormal

bayi muntah abnormal

Bayi baru lahir muntah merupakan hal yang wajar. Hal ini dalam masyarakat umum sering disebut gumoh. Berdasarkan penelitian memang menunjukkan bahwa bayi yang berumur kurang dari 4 bulan sering mengalami muntah.

Setidaknya biasanya bayi muntah sekali dalam sehari. Bagi para bunda, hal ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan jika bayi baru lahir muntah. Karena pada dasarnya frekuensi bayi muntah akan menurun seiring bertambahnya usia.

Bayi baru lahir muntah sebagai hal yang wajar, namun kita juga perlu khawatir jika ini diluar batas kewajaran. Ada beberapa penyebab bayi baru lahir muntah yang perlu diwaspadai diantaranya :

  1. Infeksi Saluran Pernafasan

Muntah yang terjadi pada bayi sebagai hal yang tidak wajar jika menunjukkan tanda-tanda karena infeksi saluran pernafasan. Sehingga para bunda harus mewaspadai apabila tanda-tanda muntah pada bayi akibat infeksi saluran pencernaan ini.

Biasanya apabila terjadi infeksi saluran pencernaan ada tanda-tanda yang menunjukkan perubahan pada bayi tersebut. Hal ini dikarenakan sistem imun bayi lemah atau menurun dan dapat pula karena infeksi virus.

Selain itu karena asupan ASI yang perlu didapatkan bayi tidak terpenuhi, bayi yang lahir prematur, dan adanya gangguan paru-paru. Yang mana biasanya untuk gangguan paru-paru dapat pula karena faktor bawaan. Dan hal penting yang perlu diperhatikan sang ibu jauhkanlah bayi dari paparan asap rokok karena dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan.

Bayi baru lahir muntah biasanya disertai badan terlihat lemas dan pucat, rewel, demam, kulit kebiruan, hidung tersumbat dan mengeluarkan ingus.

  1. Meningitis

Bayi yang muntah tersebut dapat dikatakan terkena meningitis karena adanya infeksi bakteri dan radang pada selaput otak. Bakteri yang menyerang adalah streptococcus, Eschericia Coli, dan Haemophilus influenza.  Selain itu muntah ini biasanya disertai dengan demam, rewel, dan bayi yang sensitif terhadap cahaya.

  1. Radang Usus Buntu (Appendicitis)

Pada bayi baru lahir yang mengalami muntah-muntah bisa jadi terkena radang usus buntu. Yang mana penyakit ini disebabkan adanya infeksi bakteri pada usus buntu (appendix) yang berakhir peradangan.

Biasanya bayi yang mengalami muntah akan rewel dan terlihat kembung perutnya. Ditambah lagi biasanya demam dan diare. Sehingga, si ibu harus jeli dan waspada akan hal-hal tersebut dan segera mengkonsultasikannya ke dokter jika ditemui tanda-tanda seperti itu.

  1. Stenosis Pilorus

Bayi baru lahir muntah bisa jadi terkena stenosis pilorus. Penyakit gangguan penebalan atau penyempitan pada klep (cincin otot pilorus) sebagai penghubung lambung dan usus. Perlu diketahui jika otot pilorus mengalami ketidaknormalan maka akan berdampak pada sistem pencernaan yang terganggu. Akibatnya fungsi saluran pencernaan ini menjadi tidak sempurna yang menyebabkan muntah pada bayi.

Untuk gejala atau tanda-tandanya sendiri bisa dilihat melalui bibir bayi yang terlihat kering dan tekstur tinja yang keras. Bayi dalam hal ini juga jarang menangis, frekuensi buang air kecil menurun. Perut bayi juga terlihat membengkak dan mudah bersendawa yang mana bayi akan selalu rewel. Apabila hal ini dibiarkan maka dapat mengancam keselamatan bayi itu sendiri.

  1. Infeksi Telinga

Bayi muntah bisa disebabkan karena adanya infeksi pada telinga karena ada infeksi virus atau bakteri dalam ruang belakang gendang telinga. Hal ini tentunya berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan si bayi itu sendiri.

Biasanya dapat diketahui melalui tanda-tanda seperti suhu bayi yang bisa mencapai 38º C. Bayi akan mudah rewel, sulit tidur, dan keluarnya cairan bau dari telinga. Untuk itu si ibu harus memperhatikan dan mewaspadai gejala tersebut agar dapat dicegah lebih dini.

Demikianlah beberapa penyebab yang dapat menyebabkan bayi baru lahir muntah. Yang mana hal tersebut merupakan bukan suatu kenormalan seperti muntah biasa atau gumoh. Si ibu di sini harus selalu jeli dan waspada akan hal-hal yang menyebabkan bayi tersebut muntah. Sehingga si ibu dapat mencegah lebih awal akan hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Kenali Bayi Baru Lahir Mencret Dan Cara Mengatasinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here