Cara Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Keluarga Baru

Merawat Bayi Baru Lahir

Hal yang paling ditunggu-tunggu setelah 9 bulan lamanya mengandung, yaitu kehadiran si kecil ditengah keluarga. Kehadirannya membawa kebahagian tersendiri terutama bagi keluarga baru yang merupakan anak pertamanya. Namun, hadirnya bayi juga cukup membuat orangtua menguras tenaga.

Bagi pasangan baru tentu belum memiliki pengalaman maka perlu banyak belajar, kehadiran seorang bayi dapat menguras tenaga dan emasi bahkan dapat membuat kekhawatiran dan kebingungan ketika bayi baru lahir mengalami sesuatu saat merawatnya.

Kami yakin, anda telah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut kehadirah si kecil sejak jauh-jauh hari, namun tetap saja anda butuh penyesuaian dalam merawat bayi anda, karena saat ini anda telah memiliki peran baru, bukan lagi sebagai anak melainkan sebagai orangtua.

Selalu Jaga Kebersihan dan Keamanan Bayi

Bayi sangat sensitif sekali terhadap pengaruh dari luar terutama soal kebersihan maka dari itu sebelum anda para orangtua menyentuh, menggendong atau memegang (kontak langsung) dengan bayi anda maka sebaiknya anda mencuci tangan terlebih dahulu agar terhindar dari serangan kuman dan bakteri.

Untuk menjaga keamanan bayi pada saat anda menggendong bayi baru lahir maka hal yang perlu anda perhatikan adalah memegang bagian kepala dan leher bayi karena daerah yang sangat rawan terkilir dan dapat berakibat fatal. Begitu juga saat menggendong atau membangunkan bayi, jangan pernah anda menguncang-guncang bayi karena hal ini dapat menyebabkan pendarahan pada otak.

Anda juga perlu berhati-hati saat bermain dengannya, jauhi melempar barang-barang keras dengannya atau menggoyang-goyangkan bayi di lutut, ini sangat berbahaya karena lutut bayi baru lahir belum kuat secara sempurna.

Memandikan Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir juga perlu dimandikan agar bersih, Bayi baru lahir idealnya dimandinkan paling tidak 2x dalam 1 minggu, dan pada saat memandikan bayi yang tali pusat nya belum copot sangat dianjurkan untuk menggunakan spons lembut dan sabun & sampo yang dikhsusukan untuk bayi.

Perlengkapan mandi bayi lainnya yang perlu di persiapkan adalah kain waslap, bak mandi bayi, handuk lembut khusus bayi.

Bagi orangtua yang belum bisa memandikan bayi sebaiknya belajar terlebih dahulu dengan orang yang sudah berpengalaman yaitu bidan atau orangtua anda. Memandikan bayi baru lahir tidak seperti memandikan seorang balita, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Mengganti dan Memakaikan Popok

Popok disini bukan lah pampers ya, hindari pemakaian pempers sampai bayi berusia 1 bulan untuk mencegah terjadinya iritasi lagi pula bayi baru lahir tidak sangat tidak nyaman untuk dipakaikan pempers. Mengganti popok bayi tidak terlalu sulit, hanya saja anda akan mengganti popok hingga 10 kali sehari, tergantung dari frekuensi minum susunya.

Ganti popok ketika dia pipis dan buang air besar, bayi akan lebih sering pipis ketimbang buang air besar. Bayi baru lahir biasanya akan buang air besar 2 hari setelah kelahirannya. Kotorang yang dikeluarkan berwarna hitam yang disebut dengan mekonium yang terdiri dari lendir, cairan ketuban dan sesuatu yang dimakan saat dalam kandungan.

Memberi susu pada Bayi baru Lahir

Bayi memang harus selalu diberi minum susu agar tidak terjadi dehidrasi pada dirinya, umumnya bayi harus diberi minum susu antara 8 – 15 kali dalam sehari, maka dari itu orangtua perlu mensetting alarm waktu untuk memberikannya susu. Sebaiknya bayi baru lahir tidak diberi minum susu formula terlebih dahulu, walaupun susu untuk bayi usia 0-6 bulan, perbanyaklah untuk minum ASI.

Saat menyusui anda perlu merubah posisi secara berkala, di kiri atau di kanan. Hal ini agar anda juga merasa nyaman dan bayi dapat terbiasa menyusui di semua posisi. Susui bayi anda sesering mungkin tanpa harus menunggu bayi menangis dan berteriak.

Saat menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tidak berada dalam posisi tepat untuk meneguk cairan. Mungkin menyusui bayi akan terasa sulit dilakukan. Tapi seiring dengan waktu, bayi dan Anda akan makin menguasai proses ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here