Penyebab Bayi Baru Lahir Jarang Pipis atau Buang Air Kecil

bayi sedang pipis

Pada umumnya bayi yang baru lahir ini akan cepat menangis karena popoknya basah akibat pipisnya. Pada dasarnya bayi baru lahir sangat normal dan wajar jika sering pipis atau buang air kecil.

Namun ada hal yang perlu dikhawatirkan jika bayi baru lahir jarang pipis, bayi baru lahir jarang pipis ini bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Maka, disini orangtua sebaiknya selalu memantau bagaimana frekuensi pipis bayi sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak awal. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kenapa si bayi jarang pipis diantaranya :

  1. Bayi Terkena Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi yang disebabkan karena tidak mendapat asupan cairan yang telah menjadi kebutuhan tubuh atau dalam hal ini kekurangan cairan. Untuk itu bayi perlu mendapat asupan ASI yang cukup.

Di malam hari si ibu juga harus memastikan asupan ASI pada bayi cukup, karena bayi bisa saja membutuhkan ASI lebih banyak. Sehingga untuk itu sebelum tidur si ibu harus memberi asupan ASI sesuai yang dibutuhkan.

  1. Bayi Sedang Demam

Bayi baru lahir jarang pipis jika dalam kondisi tubuhnya yang demam. Hal ini karena tingginya suhu tubuh dapat membuat bagian tubuh lainnya mengeluarkan cairan yakni keringat.

Keringat sebagai cairan yang dikeluarkan bayi tersebut pada dasarnya akan berpengaruh terhadap pipis bayi. Karena banyaknya cairan atau keringat yang keluar dalam jumlah yang banyak maka cairan lain yakni pipis akan sedikit bahkan tidak ada.

  1. Bayi Terkena Diare

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, diare atau mencret ini juga terjadi pada bayi baru lahir. Diare yang terjadi pada bayi ini dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan bayi itu sendiri.

Pasalnya, diare yang terjadi pada bayi sangat rentan dan berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi. Bayi mengalami diare ini akan terkuras cairan tubuhnya hal ini karena banyak cairan yang keluar bersamaan saat buang air besar.

Sehingga karena banyaknya cairan yang keluar menyebabkan cairan tubuh bayi berkurang dan keinginan bayi untuk pipis pun berkurang. Diare ini apabila dibiarkan akan membuat tubuh bayi semakin lemas karena kekurangan cairan. Hal ini tentunya si ibu harus memberikan pertolongan pertama atau membawanya ke dokter untuk diperiksa.

Jika tidak diberikan pertolongan sesegera mungkin, bayi baru lahir akan jarang pipis. Hal ini tentunya tidak baik untuk ukuran bayi yang seharusnya pipis agar saluran kemih tetap lancar dan stabil.

  1. Bayi Terkena Infeksi Saluran Kemih

Bayi baru lahir jarang pipis ini perlu juga diwaspadai karena bisa saja bayi tersebut terkena infeksi saluran kemih. Pada bayi yang terkena infeksi saluran kemih dapat disebabkan berbagai hal. Penyebab adanya infeksi ini diantaranya bisa juga kondisi kebersihan area tubuh bayi.

Selain itu sistem imun bayi yang lemah, dan ibu jarang mengganti popok yang kotor. Sehingga hal-hal tersebut mudah menyerang kesehatan si bayi mengingat tubuh bayi rentan akan hal-hal seperti tersebut. Infeksi ini berbahaya jika tidak segera ditangani dengan tepat. Pasalnya bisa jadi si bayi terkena penyakit ginjal karena infeksi yang sudah menjalar ke ginjal.

  1. Bayi Terkena Sindrom Prune Belly

Sindrom ini bisa saja menyerang sehingga menyebabkan bayi baru lahir jarang pipis. Seringnya sindrom ini menyerang pada bayi laki-laki. Keadaan dimana si bayi tidak buang air kecil dalam waktu yang lama.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena bagian perut bayi membesar akibat otot pada dinding perut bayi sangat lemah. Lama kelamaan bagian saluran kemih membesar yang mana bagian kedua testis berada di bagian tubuh dan tidak turun ke skrotum.

Akibatnya, kondisi ini terlihat sangat tidak normal disertai perut kulit bayi yang mengusut. Sehingga hal ini perlu diwaspadai karena kondisi ini sangat tidak biasa. Perlunya penanganan yang cepat dan tepat agar tidak semakin membahayakan kesehatan dan keselamatan si bayi.

Bayi baru lahir jarang pipis umumnya bukanlah hal yang wajar sehingga si ibu harus jeli dan waspada terhadap setiap kondisi bayi tersebut. Hal ini karena jika tidak diperhatikan akan semakin berbahaya dan membahayakan keselamatan pada bayi itu sendiri.

Baca Juga: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Pilek pada Bayi Baru Lahir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here