Cara Mengatasi Bayi Baru Lahir Yang Tidak Mau Menyusu

bayi tidak mau nyusu

Setelah rangkaian proses persalinan dan bayi lahir dengan selamat, ibu dianjurkan untuk segera menyusui bayinya untuk pertama kali. Ada mitos yang menyebutkan bahwa ASI pertama yang keluar harus dibuang karena basi.

Tapi di dalam dunia medis, kolostrum (ASI pertama) memiliki kandungan yang baik bagi bayi. Di jaman modern ini, anda lebih percaya mana, nih, mitos atau fakta? Nah selain mitos dan fakta tentang ASI pertama, inisiasi menyusui dini (IMD) ini tidak selalu membuahkan hasil yang memuaskan.

Ada kalanya bayi baru lahir tidak mau menyusu. Mengapa demikian? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

ASI eksklusif baik diberikan pada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan. Menurut sebuah penelitian, pemberian ASI eksklusif dapat memberikan banyak manfaat. Beberapa manfaat diantaranya penurunan risiko alergi juga penurunan risiko terkena penyakit saluran nafas bagian bawah, infeksi telinga, dan Meningitis.

Bayi yang menolak untuk menyusu salah satunya disebut penolakan payudara. Tanda-tandanya adalah bayi menjerit, menangis, melengkungkan punggungnya, mendorong sengit dengan tangannya, refleks menutup rapat bibirnya, saat didekatkan dengan puting susu ibunya.

Alasan Bayi Baru Lahir Tidak Mau Menyusu

  • Kondisi tubuhnya yang kurang sehat dapat menyebabkan penolakan menyusu karena kesulitan mengisap dengan baik. Kesulitan mengisap ini membuat ASI yang keluar hanya sedikit, jadi bayi mudah lelah.
  • Hidung Tersumbat. Bayi yang hidungnya tersumbat kebanyakan menolak menyusu karena tidak bisa bernafas dengan baik saat menyusu.
  • Posisi Mulut Terganggu. Yang dimaksud disini adalah jika ibu sering mengguncang payudara ketika bayi menyusu, akan mempengaruhi posisi mulut bayi. Sehingga yang awalnya bayi merasa nyaman, jadi terganggu dan menolak menyusu.
  • Puting Datar. Bayi memiliki bibir yang mungil, sehingga jika puting ibu datar membuatnya kesulitan mengisap.

Akibat yang Ditimbulkan Jika Bayi Tidak Menyusu

Ada beberapa akibat yang dapat terjadi jika bayi tidak mau menyusu, diantaranya sebagai berikut.

  • Dehidrasi. Bayi baru lahir memang cenderung rajin tidur dan malas menyusu. Sedangkan ia memerlukan nutrisi agar tidak mengalami dehidrasi. Untuk itu, ibu perlu rajin-rajin memberikan stimulasi agar bayi tidak terlelap ketika menyusu. Hal ini untuk memastikan bahwa bayi mendapat nutrisi yang cukup, dan tidak ada tanda-tanda dehidrasi.
  • Rewel dan Gelisah Saat Terjaga. Karena terlalu sering tidur dan tidak mendapat ASI pada waktunya, bayi menjadi lebih rewel saat terjaga. Mengapa demikian? Saat terjaga, bayi akan merasa sangat lapar karena sudah tertidur lama dan tidak menyusu.
  • Kekurangan Gizi. Bayi baru lahir memerlukan 8-12x menyusu. Nah apabila jangka waktu ini tidak dapat terpenuhi, dikhawatirkan akan terjadi kekurangan gizi. Seperti yang diketahui, satu-satunya sumber nutrisi yang dapat dimiliki bayi baru lahir adalah melalui ASI.

Cara Mengatasi Bayi Baru Lahir Tidak Mau Menyusu

Hal-hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah sebagai berikut.

  1. Periksa Posisi Menyusui

Untuk mendapat posisi menyusui yang tepat, lakukan seperti yang telah diajarkan petugas medis. Pastikan hidung bayi tidak tertutup payudara agar bisa bebas bernafas dengan baik. Periksa juga apakah hidung bayi tersumbat. Saat hidungnya tersumbat mungkin karena pilek, segera berobat ke dokter untuk mendapat obat pengencer dan menghilangkan lendirnya.

  1. Menyusui di Sisi Favorit Bayi Terlebih Dahulu

Tidak semua bayi menyukai kedua payudara ibu. Kadang, ada bayi yang hanya menyukai salah satu sisi, kiri atau kanan. Untuk memulai menyusui, anda bisa menyusui di sisi favorit bayi dulu. Setelah itu, tetaplah mencoba menyusui di sisi yang lain.

  1. Perah ASI Berikan Lewat Dot

Ada pula bayi yang menolak menyusu tapi menerima ketika dicoba melalui dot. Tak apa, perah ASI secara berkala dan berikan melalui dot. Anda hanya perlu memastikan ASI dapat diminum dengan baik oleh bayi.

Menurut ibu-ibu, masa paling menyenangkan saat memiliki bayi adalah masa menyusui. Maka ketika bayi menolak menyusu, ibu akan sangat khawatir. Apabila bayi terus-menerus menolak menyusu, segera konsultasikan dengan dokter. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here